Polemik Usai Terbitnya Buku Kartini, Habis Gelap Terbitlah Te「Gambling app」rang

  • 时间:
  • 浏览:0

Menurut Buku Sisi Lain Kartini, kumpulan tulisan mengenai Kartini yang diterbitkan oleh Museum Kebangkitan Nasional Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, beberapa polemik mengenai tulisan Kartini muncul dalam berita di koran, terutama setelah terbit buku Habis Gelap Terbitlah Terang pada tahun 1911, tujuh tahun setelah Kartini meninggal.

Salah satu koran yang menulis mengenai Kartini adalah Bataviaasche Nieuwsblad. Media itu mempertanyakan apakah Kartini sendiri yang menulis semua surat-surat yang kemudian dibukukan itu.

RA Kartini dan adik-adiknya

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.

Daftarkan email

J. H Abendanon, Direktur Departemen Pendidikan Agama dan Industri Hindia Belanda – sahabat yang bertanggung jawab dengan terbitnya buku itu sempat menyampaikan pendapatnya yang dimuat dalam Koran de Locomotief.

“Tidak ada perubahan baik gaya maupun bahasanya, hanya perbaikan kecil saja, “ tulis Abendanon.

Bagaimana mungkin seorang gadis pribumi yang hanya mengenyam pendidikan tingkat sekolah dasar mampu menuangkan gagasan serta pemikiran dengan cermat seperti dalam surat-surat yang ditujukan kepada sahabatnya.

Baca juga: Cita-cita Kartini yang Tercapai Usai Kepergiannya

KOMPAS.com - Di balik pujian atas kemahiran dalam menorehkan tulisan, kemampuan Kartini masih dipertanyakan.

Hubungan mereka sangat dekat. Setelah Kartini meninggal Abendanon berinisiatif untuk menerbitkan surat-surat Kartini yang dikirimkan kepadanya.

Surat-surat Kartini ia ketik ulang dengan mesin ketik di rumahnya. Namun Abendanon mengatakan dengan yakin bahwa tidak ada perubahan dalam surat-surat Kartini.