Football odds_Online betting URL_Betting_Betting platform website

  • 时间:
  • 浏览:0

Bangunan ini hanya bBaccarat Techniques and Strategieserjarak 2,5 km Baccarat Techniques and Strategiesdari Candi BBaccarat Techniques and Strategiesorobudur, teBaccarat Techniques and StrategiesBaccarat Techniques and Strategiespatnya berada di desa Kembanglimus, Kecamatan Borobudur, Magelang. Awalnya, bangunan ini didirikan sebagai rumah ibadah yang berbentuk merpati. Tapi nggak tahu kenapa, malah jadi seperti ayam raksasa. Menurut penuturan sang pemilik Daniel Alamsjah, rumah ibadah ini awalnya bukanlah sebuah gereja, melainkan sebuah rumah ibadah yang diperuntukan bagi siapa saja yang percaya pada Tuhan. Bangunan ini dibangun pada tahun 1990, namun pembangunan nggak dilanjutin, karena protes dari warga. Nah, sekarang bangunan/rumah ibadah ini jadi pusat perhatian para pelancong yang pengin mengabadikan momennya bersama bangunan unik di Magelang ini. Pernah ke sini, Gaes?

Rumah berbentuk kamera DSLR yang berada nggak jauh dari Borobudur ini adalah milik seorang pelukis asal Semarang yang mendedikasikan hidupnya pada seni lukis. Tanggol Angien Jatikusumo, pelukis yang mendirikan sebuah rumah unik di Magelang yang sampai saat ini selalu ramai dipenuhi para pengunjung yang penasaran. Rumah ini lebih tepat disebut galeri pribadi Tanggol, sebab di dalamnya terjajar banyak lukisan buah tangan dinginnya yang menawan. Kamu hanya perlu mengeluarkan duit sebesar Rp5000 untuk menikmati kelihaian Tanggol Angien dalam berkreasi.

Magelang memang pantas disebut sebagai kota seribu candi. Begitu banyak candi bersebaran di kota ini. Inilah salah satu candi yang perlu kamu kunjungi, berdasarkan namanya yang unik. Sejatinya, candi ini jauh banget dengan kata ‘asu’ atau anjing dalam bahasa Indonesia, karena sesungguhnya nggak ada patung anjing dalam candi ini. Nah, dulu, ketika ditemukan candi ini, ada sebuah patung Lembu Nandhi yang sudah dalam keadaan rusak parah, dan lebih menyerupai anjing. Maka, masyarakat setempat memberikan nama Candi Asu/anjing pada candi yang dulu digunakan sebagai tempat suci untuk pemujaan bagi masyarakat sekitar.

Nah, buat kamu yang kurang kenal dengan Kota maupun Kabupaten Magelang, baca artikel ini. Hipwee Travel akan ajak kamu untuk berkenalan dengan kota Bunga ini lewat destinasi wisata yang nggak terlalu mainstream, tapi akan selalu melekat di hatimu! Yuk!

Kalau kamu bernyali dan suka sedikit tantangan, nggak ada salahnya untuk rafting di sungai yang terletak di desa Cacaban (start point) hingga desa Tempuran (finish point) ini. Kalau menurutmu Sungai Elo terlalu cemen, coba deh rafting di Kali Progo Atas! Memiliki kelas level maksimal grade III+, Kali Progo akan menjadi tempat favoritmu untuk memacu adrenalinmu. Yakin deh, kamu bisa dibuatnya kuyup dan bahagia selama dua jam dengan jarak hingga 9 km!

Nah, buat kamu yang pengin menginjakkan kaki di dataran tinggi, cobalah daki Gunung Andong. Gunung ini termasuk salah satu gunung yang ramah bagi para pendaki pemula loh. Yang lebih mengagumkan, dari puncak gunung ini, kamu bisa menikmati indahnya beberapa gunung megah seperti Gunung Merapi dan Gunung Merbabu di sebelah timur, dan di barat, kamu bisa menikmati gagahnya tiga gunung sekaligus, Sumbing, Sindoro, dan Slamet!

Buat kamu yang lelah dengan keliling dan fotografi di kota Magelang, dan pengin main basah-basahan, coba deh mampir ke Sungai Elo. Meski katanya jeram di Sungai Elo yang terletak di desa Blondo, Magelang, ini cukup ramah bagi para pemula, tapi jangan salah! Sungai Elo ini punya ‘kejutan’ aruh yang bisa bikin kamu terjebur dalam air. Ya, paling nggak kamu harus bersusah payah dalam waktu 2-2,5 jam dengan jarak 12 km! Tapi ingat, tetap hati-hati, ya!

Nah, itulah beberapa destinasi wisata di Magelang yang nggak terlalu mainstream tapi tetap akan melekat di hatimu, dan ingin selalu kembali ke sini! Apa rekomendasi lain darimu yang bisa bikin kangen dari Magelang?

Selesai mendaki Gunung Andong, cobalah mampir ke Air Terjun Sekar Langit yang berada di Kecamatan Grabag, Kabupaten Malang, tepatnya di kaki Gunung Andong. Dari pintu masuknya, kamu perlu berjalan hingga 400 meter jauhnya. Dan, di sinilah kamu nggak akan akan menyesal telah berjalan sejauh itu. Air terjun dengan ketinggian hampir 25 meter itu menyambutmu dengan gemericik air yang seolah berbisik. Konon, di sinilah kisah Nawangwulan dan Jaka Tarub berlangsung. Tempat pemandian para bidadari.