Baccarat Techniques_American Lottery Online_Online gambling

  • 时间:
  • 浏览:0

Baccarat simplBaccarat simple best strateBaccarat simple best strategygye best strategyTunggu dulu, girls. Coba cek mas pacar yang ‘sempurna’ itu. Apa dia punya salah satu dari tujuh ciri ini? Kalau iya, waspadalah!

Lihat kelanjutannya, 'kejutan manis' itu akan berlanjut….

Mumpung sepi. Anak-anak lagi pada mudik.

Sun dong, sayang?

Mas pacar sudah dekat dan bahkan dipercaya untuk bawa kamu ke mana-mana. Tapi, ternyata mas pacar malah menyalahgunakannya. Dan kamu mendukung kebohongannya dengan diam saja.

Agus Suherman?

Dan itu bukan termasuk bohong putih. Jadi jangan melakukan pembelaan diri dengan alasan ini.

Hadapi kenyataan itu. Lalu, bersyukurlah bahwa Tuhan masih menunjukkan bahwa dia bukan yang terbaik bagimu. Memang sakit, tapi percayalah, kamu akan merasa jauh lebih sakit jika sudah telanjur melangkah terlalu jauh.

Pergi berduaan aja bahaya, apalagi di tempat sepi berduaan. Ingat, kata Nenek itu berbahaya.

Sssttt… Udah, tonton aja.

Kalau tidak dengan cara 'kejutan manis' tadi, bisa juga dengan cara bertahap seperti ini. Awal pacaran, pas jalan bareng kalian jaga jarak. Soalnya kalau deket dikit aja perasaan udah nggak karuan. Kayak ada setrum-setrumnya gitu. Seiring berjalannya waktu, mas pacar pun mulai berani pegangan tangan.

Aldo tu cowok idaman banget deh, Sil. Orangnya ganteng, pintar, baik lagi. Aku juga mau punya cowok kayak gitu.

Ke mana-mana pegangan tangan kayak mau nyebrang. Terus, mulai berani merangkul, lanjut ke sun pipi, sun bibir, dan seterusnya sampe kamu habis dan nggak ada sisa yang belum disentuh. Setelah itu, dengan senang hati, mas pacar akan pergi meninggalkanmu untuk mencari mangsa baru. Sementara itu, kamu cuma bisa nangis sesenggukan tiap denger lagu 'Hamil Duluan' di acara dangdutan pas tujuh belasan.

Belajar kelompok di rumah Agus, Om.

Ini film apaan, Yang?

Gua nganter sampe sini aja ya, Sil.

Jangan salah, ada juga yang berani dan santai menghadap ke orangtua kita. Jadi anak baik di depan. Pura-pura ngajak belajar kelompok, ternyata ngajak kamu ke warung pojok.

Lalu tangannya merayap ke atas tanganmu sebelum dia mencium pipimu dengan cepat. Kamu terkesiap. Dada berdebar-debar, kayak lagi ada yang numpang latihan drum band. Dan kamu sebenarnya sedikit bingung. Antara kaget dan marah, dan kamu akhirnya memilih tersipu karena menganggap itu adalah kejutan yang manis. Lagi pula, dia pasti melakukannya karena sayang kamu.

Kalo memang dia sayang, mengambil hati orangtua kamu adalah salah satu gerbang utama yang harus dia lalui. Dan kalo memang bener dia sayang banget sama kamu, menemui orangtua adalah tantangan pembuktian, bukan alasan penundaan.

Lalu kamu pun bertekad dalam hati untuk mempertahankan mas pacar apapun yang terjadi. Karena dia keren, karena dia idola banyak cewek, karena kamu beruntung banget punya mas pacar kayak dia.

Kalau memang dia mengajak kamu melakukan hal-hal merusak di atas, artinya dia nggak cinta sama kamu. Iya, dia nggak cinta sama kamu. Dia cuma mau icip-icip tubuh kamu.

Oh, justru karena itu lagu jadul sebaiknya kalian pahami bahwa kekhawatiran orangtua akan terjadi hal yang buruk ketika anaknya pacaran berduaan saja itu sudah terbukti sejak dahulu kala. Dan buktinya pasti sudah banyak hadir di sekitar kamu, cuma tinggal berusaha nggak lupa aja pas kamu lagi dimabuk asmara.

Wah, laen kali aja, ya. Udah sore, nih.

Ingat-ingatlah ini: Mencintai artinya menjaga, bukan merusak.

Kamu mau ngajak Sisil ke mana, Do, sore-sore begini?

Yah, kok nggak mampir sekalian, Do? Ntar aku kenalin ke Papa.

Percaya, deh. Akan ada saatnya kamu cukup usia nonton AV, tapi bukan pas masih remaja. Ada alasan kenapa video itu disebut AV (adult video) karena itu memang bukan untuk remaja.

Dan salah satu ciri dewasa adalah bisa membedakan mana yang baik dan mana yang buruk. Well, kalo kamu menganggap ide mas pacar untuk nonton AV bareng adalah hal yang baik, itu sudah lebih dari cukup untuk nunjukin kalo kamu belum dewasa.

Do, kok kamu malah liatin aku terus, sih? Filmnya udah mulai, tuh.

Iya, Om. Kayak biasanya.

Dan bukannya waspada, kamu malah kegirangan. Merasa itu adalah kabar gembira untuk kalian berdua. Tau lagu “Marilah Kemari”-nya Oma Titiek Puspa?

Apapun akan kamu berikan. Apapun!

Ini sih udah jelas nggak beres niatnya. Apapun alasannya.

Abis kamu manis banget, sih.

Oh, ya? Kemaren Sisil cerita kalau Agus lagi jalan-jalan ke Singapura?

Tumben kamu ngajak ke kos, Do?

Kamu nggak butuh pembelajaran dini tentang sex dari AV. Banyak cara lain yang bisa ditempuh. Konsultasi dengan mama, kakak cewek, guru BK, atau baca buku. Dibilang nggak gahol karena belum pernah liat AV? Peduli amat. Artinya, otak kamu masih belum terkontaminasi.

Pfffttt….

Kalau pacarmu cuma nganter sampe depan rumah, atau malah cuma sampe depan gang? Masih bagusan tukang ojek dong. Kalau dia memang serius dan nggak niat main-main sama kamu, kenapa harus takut ketemu orang rumah, terutama papa? Takut ditanya ini itu? Ya iyalah. Toh, cinta kalian nggak bakal putus gara-gara hal ini.