Baccarat Skills Road List_American Lottery Online_Baccarat Forum_Crown Football Betting Network

  • 时间:
  • 浏览:0

SuOnline cash casinodOnline cash casinoah baOnline cash casinoranOnline cash casinog pasOnline cash casinoti, Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki agama, suku, hingga kebudayaan yang beragam. Begitulah tanah air ini dikenal masyarakat luas. Sayangnya, semua keindahan itu punya kecacatan yang disebut dengan budaya korupsi. Seperti kabar teranyar, seorang Wali Kota di Tegal, Jawa Tengah, yang tertangkap operasi tangan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi selasa kemarin petang (29/8). Nggak terlalu mengejutkan memang, karena korupsi yang sudah seperti budaya ini masih susah untuk diberantas.

Ya, bisa dipastikan, warga Tegal sekarang nggak bisa lagi menikmati kecantikan Bunda Siti di kotanya. Kemarin petang, Bunda Siti tertangkap tangan oleh KPK terkait dugaan kasus tindak pidana  di Tegal. Sebuah hal yang sangat sangat disayangkan. Belum lama dia menjabat, sudah harus berurusan dengan KPK. Sayang lagi, para cowok di Tegal sudah nggak bisa melihat geliat kakak kandung dari Sekjen DPP Partai Amanat Nasional Eddy Soeparno itu.

Tapi yang membuat masyarakat terkejut adalah latar belakang si Wali Kota, Siti Masitha Soeparno. Pasalnya, dia merupakan bekas juara kontes kecantikan di masa lalunya. Sebuah fakta yang sangat mengejutkan, bukan? Seorang yang cantik dari paras, nggak sejurus dengan cantik di hatinya. Sebuah pelajaran buat kita.

Siti Masitha Soeparno atau yang biasa dikenal sebagai Bunda Siti di kalangan pemuda kota Tegal ini merupakan Wali Kota Tegal periode 2014-2019. Sebagai Wali Kota perempuan pertama di kota Tegal, wanita kelahiran Jakarta pada 10 Januari 1964 itu cukup dekat dengan warga khususnya para pemuda setempat, hingga dia sering menyebut dirinya Bunda Siti.

Nah, ternyata kasus hukum nggak cuma sekali ini saja. Sebelum Bunda Siti, ada juga wanita-wanita cantik yang harus berurusan dengan KPK atau pihak berwajib lainnya. Sebut saja Angelina Sondakh, bekas Putri Indonesia tahun 2001 itu terlibat dalam kasus wisma atlet pada 2013 lalu. Belum lagi Bupati Klaten, Sri Hartini yang juga tertangkap OTT oleh KPK. Masih ingat Ratu Atut? Dan masih banyak lagi, para wanita cantik yang harus mendekam karena keserakahannya di tampuk pemerintahan. Duh!

Sebagai catatan, di masa mudanya, dia pernah menjuarai beberapa kontes kecantikan dan kepribadian. Di tahun 1987, dia keluar sebagai juara untuk ajang Kepribadian dari Majalah Femina Jakarta. Setahun berikutnya, dia didapuk sebagai juara dua putri ayu dari Yayasan Martha Tilaar. Sebuah prestasi yang sangat membanggakan sebagai perempuan; cantik dan berkepribadian mulia. Dulu.

Ya, sebuah pelajaran bagi kita semua. Nggak cuma cowok, tapi juga cewek. Jangan pernah menilai orang hanya dari penampilan luarnya saja. Toh, penampilan bisa kita tutupi dengan berdandan dan semacamnya. Tapi urusan hati, sama sekali nggak bisa. Hati dan kepribadian harusnya berada di urutan pertama ketika kamu sedang mencari pasangan. Hati-hati, ya, guys!

Kalau sudah begini, harusnya kita para cowok sadar betul bahwa paras cantik nggak selalu bisa menjamin persoalan hati. Buat apa kalau cewekmu cantik secara fisik, tapi ada cacat di hati dan sikapnya? Bukankah kita memilih pasangan bukan hanya karena fisiknya?