BMKG Minta Nelayan「Football Handicap Rules」 Waspada Cuaca Ekstrem Selama Pancaroba

  • 时间:
  • 浏览:0

KOMPAS.com - Badan MeteoFootball HandFootball Handicap Rulesicap Rulesrologi Football Handicap Rulesklimatologi dan Geofisika (BMKG) mengingatkan agar nelayan di sepanjang pesisir selatan Jawa mewaspadai potensi cuaca ekstrem saat pancaroba ini.

Sementara itu, Indian Ocean Dipole Mode (IOD) Netral diprediksi bertahan setidaknya hingga Januari 2022.

Selain membaca tanda-tanda alam seperti kemunculan awan Cumulonimbus yang berbentuk seperti bunga kol bergulung-gulung, lanjut dia, nelayan perlu juga mengakses informasi cuaca real time yang dikeluarkan pemerintah melalui BMKG.

“Pada musim peralihan, gelombang tinggi, badai, angin kencang, atau cuaca buruk dapat sewaktu-waktu terjadi. Ketinggian gelombang bisa mencapai kisaran 4 - 6 meter,” kata Dwikorita saat membuka Sekolah Lapang Cuaca Nelayan (SLCN) di Kebupaten Gunung Kidul, Yogyakarta, Selasa (21/9/2021).

Baca juga: Musim Hujan di Indonesia Lebih Awal, Mengapa Ada Daerah Belum Hujan?

“Informasi dari BMKG tersebut dijadikan pijakan keputusan, apakah akan melaut atau tidak. Kapan harus berlayar, dan kapan harus menunggu. Waktu menunggu bisa dimanfaatkan untuk perbaikan kapal atau jaring,” ujarnya.

Dwikorita menjelaskan, perubahan cuaca ekstrem jelang masa peralihan sangat mempengaruhi keselamatan pelayaran perahu nelayan saat tengah mencari ikan.

Adapun potensi cuaca ekstrem tersebut dipicu oleh berbagai dinamika atmosfer dan anomali iklim yang ada.

Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati mengatakan, saat ini, wilayah Indonesia secara bertahap telah mengalami peralihan dari musim kemarau ke musim hujan.

Maka dari itu, BMKG menghimbau kepada nelayan untuk terus mengupdate informasi cuaca sebelum memutuskan untuk berlayar.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.

Daftarkan email

Dipaparkan Dwikorita, berdasarkan pemantauan parameter anomali iklim global oleh BMKG dan institusi-institusi internasional lainnya, terdapat indikasi atau peluang bahwa ENSO Netral akan berkembang menjadi La Nina dengan kategori lemah hingga moderat menjelang akhir tahun 2021 hingga awal tahun 2022.

Baca juga: Mulai Musim Hujan, Ini 4 Cara Mencegah DBD di Lingkungan Rumah